Kariza Indonesia Championship – Mercedes-Benz Tour
Wisut Artjanawat Ambil Alih Pimpinan

Tangerang,  6 Mei 2010 :
MESKIPUN sempat tertunda selama kurang-lebih dua jam akibat hujan, seluruh peserta Kariza Indonesia Championship tetap bersemangat untuk melanjutkan pertandingan. Penundaan tersebut tampaknya dimanfaat sebaik-baiknya oleh seluruh pemain untuk mengembalikan stabilitas emosi mereka, sehingga ketika pertandingan dilanjutkan kembali terjadi banyak kejutan.

Terbukti, setelah mereka beristirahat, banyak di antara mereka yang kembali berhasil menemukan irama permainan mereka. Oleh karena itu, menjadi sangat wajar apabila torehan tinta merah – tanda minus hasil permainan mereka – pun mewarnai leader board. Namun demikian, hingga pukul 17.45 WIB masih ada sekitar enam group, khususnya mereka yang bermain siang, masih belum dapat menyelesaikan permainan mereka.

Untuk menentukan siapa di antara para pro yang belum berhasil menyelesaikan permainannya tersebut lolos cut off, hari Jumat pagi mereka harus menyelesaikan permainan mereka yang dimulai dari hole di mana bola mereka terakhir berada.

Namun, untuk sementara, nama-nama pemain yang telah lolos dan berhak untuk melanjutkan permainan pada putaran ketiga dan keempat, berhasil dihimpun, dimana pro asal Thailand, Wisut Artjanawat, memimpin perolehan skor pada Kariza Indonesia Championship dengan total 135 pukulan atau 9 under (67-68) selama dua hari berturut-turut.

Sedangkan Jay Bayron, yang pada saat berita ini diturunkan masih terhenti permainannya di hole 15, karena hari sudah mulai gelap berada di posisi kedua dengan skor total 113 (7 under).

Bersama Bayron masih ada Muenlek Panuwat dari Thailand dan Lam Chih Bing dari Singapura. Kedua pro ini berhasil menyelesaikannya permainan dengan total pukulan 7 under. Dengan demikian di posisi T 2 terjadi persaingan antara Bayron (Filipina), Muenlek (Thailand) dan Lam Chih Bing (Singapura).

Sedangkan Juvic Pagunsan (terhenti di hole15), Khrongpha Thanyakon, Mardan Mamat dan Rory Hie, yang telah menyelesaikan permainan mereka di ronde kedua, menempati posisi T 5 dengan total 6 under. Mereka dibayang-bayangi oleh Petchakasem Pijit dan Junhasavadikul P (Thailand) di posisi T 9 yang membukukan total 5 under selama dua hari berturut-turut. Namun, posisi kedua pemain ini masih dapat berubah mengingat ketika berita ini diturunkan permainan mereka terhenti di hole 15.

Pada posisi T 11 yang dihuni oleh empat orang professional golfer terdapat nama-nama pro dari Indonesia seperti Dede Idris dan Junaidi Ibrahim. Lainnya adalah Fung Nicholas (Malaysia) dan Tannin Kwancai (Thailand). Selama dua hari berturut-turut keempat pemain ini membukukan total pukulan 4 under.

Sementara itu pegolf Kariza, Sarmilih KZ, berada di posisi T 15, dengan total pukulan 3 under selama dua hari berturut-turut. Ketika ditanya tentang keberhasilannya lolos cut off, profesional golfer asal Sawangan tersebut menyatakan bahwa dirinya merasa mendapat tekanan, bukan dari lawan tapi dari cuaca yang kurang bersahabat. “Tiupan angin sering mengganggu konsentrasi saya,” kata Sarmilih KZ yang berjanji akan bermain lepas pada hari ketiga dan keempat.

Selain Sarmilih KZ, di posisi T 15 juga terdapat nama-nama seperti Sanusi, Benny Kasiadi dan Asep Caprie. Dalam keterangan persnya, Benny Kasiadi, menyatakan, keberhasilannya lolos  cut off karena dia berhasil melupakan kesalahan mendasar yang dibuatnya pada hari pertama. “Bayangkan saya dapat dua kali eagle di ronde pertama. Gara-gara terlalu bernafsu, akhirnya saya hanya menyelesaikannya dengan even par. Namun pada hari kedua saya berhasil melupakan kesalahan saya, dan lolos cut off,” tutur Benny Kasiadi.

Tiga pemain Indonesia lainnya, masing-masing Nasin Surachman, Burhan Bora dan Henry Nasim, berhasil batas cut off untuk meneruskan permainannya dalam dua hari selanjutnya. Ketiga pemain ini berada di posisi T 37, disusul oleh Rendy Mawuntu, Ilyassyak dan Andik Mauluddin yang berada di posisi T 50.

Andik,  juara RP Invitational 2010, berjanji akan tampil all out di hari ketiga dan keempat. “Saya akan berusaha untuk memperbaiki perolehan skor saya,” katanya.
Copyright © 2010 Kariza Viratama. All Rights Reserved