(22 tahun) untuk dapat diunggulkan dalam
turnamen yang mengusung nama besar
pegolf legendaris Byron Nelson tersebut.
Apalagi kondisi seperti itu pun pernah
dirasakannya saat ia berhasil mencatat rekor
juara termuda dalam seri Nationwide, Legend
Financial Group Classic, di tahun 2007 lalu,
saat dirinya masih berusia 19 tahun.
Namun Jason yang hanya diikuti “segelintir”
penonton yang tak lebih dari para sanak
keluarganya tersebut, ternyata mampu
keluar dari tekanan “pribadi” nya dan berhasil
mempertahankan irama permainannya
tanpa terpengaruh oleh nuansa apapun
disekelilingnya. Sementara Jordan justru
malah tertekan menghadapi ekspektasi
penonton yang terlalu tinggi terhadap
dirinya ketika kembali menjauh dari
persaingan leader board bersamaan dengan
bogey yang di bukukannya di hole ke 13
disusul double bogey di hole 15. Sebuah
birdie yang dibuatnya di hole 16 tak mampu mengangkatnya dari posisi T16 dengan skor total 276 (4 under)
setelah kembali membuat bogey di hole terakhir.
|
 |
Namun apapun hasil yang dicapai oleh Jordan Spieth, rekor baru
telah ditorehkan oleh pegolf junior tersebut dalam karirnya, yaitu
sebagai pegolf ke enam termuda yang berhasil melewati batas cut
off dalam seri PGA Tour sepanjang sejarah. Dan keberhasilannya
tersebut mendapat sambutan hangat dari istri mendiang Byron
Nelson, Peggy Nelson, yang hadir langsung di lapangan.
Bagaimanan tidak! pasalnya sebagai pegolf amatir, Jordan berhasil
membuktikan ketangguhannya dalam bersaing dengan para touring
pro tangguh PGA Tour, setelah seminggu sebelumnya ia hanya
bermain dalam kejuaraan golf antar sekolah.
Sementara itu secara perolehan skor harian, Jason Day sebenarnya
juga bermain buruk di hari ke 4 dengan mengemas skor 72 (2 over) di
lapangan dengan par 70 tersebut. Namun perolehan skor 65, 66 dan 67
dalam tiga putaran sebelumnya membuat dua pegolf Amerika Serikat
Bryan Gay dan Jeff Overton tak mampu mengejarnya dan harus puas
berbagi posisi T2 dengan margin 2 stroke dari sang juara Jason Day.
Jason berhasil meraup hadiah uang sebesar US$ 1,170,000 dari hasil
kemenangannya tersebut, dimana sesungguhnya hampir saja pegolf
kelahiran Queensland 12 November 1987 tersebut menyatakan
withdraw akibat terserang sinusitis pada putaran ke dua. Namun
dengan kemauan kerasnya untuk meraih kemenangan pertama PGA
Tour nya, Jason mengabaikan saran dokter untuk terus bertanding
hingga namanya kini terukir di Champions Wall yang berdiri kokoh
di belakang patung besar sang legenda Byron Nelson.
|
|
 |
|
 |
|