Barclays Singapore Open 2010
Perjalanan Panjang Sang Juara
Lagu yang pernah di populerkan oleh
komposer asal Inggris Bob Geldof berjudul“I Don’t Like Monday”, sepertinya boleh
menjadi cerminan perasaan dua pegolf dalam
leader flight, masing-masing juara bertahan
Ian Poulter dan pegolf Korea Selatan Kang
Kyung-nam. Pasalnya saat pertandingan
mengalami penundaan di hari Minggu sore,
kedua pemain tersebut masih menempel
ketat perolehan skor Adam Scott dengan
bersama-sama menguasai puncak leader
board. Apalagi Ian Poulter pun memiliki
ambisi yang sama untuk bisa menorehkan
namanya dalam daftar para juara ganda
dalam sejarah Singapore Open yang telah
dimulai sejak tahun 1961 tersebut.
Terhenti selama tiga tahun setelah Thaworn Wiratchant berhasil
meraih juara pada tahun 2001, seri turnamen golf paling bergengsi
di Asia Tenggara, Singapore Open, kembali di gelar pada tahun
2005 dengan nama Barclays Singapore Open yang langsung
menghadirkan nama Adam Scott sebagai juara dalam dua tahun
berturut-turut.
Sejak itu Adam Scott berhasil mensejajarkan namanya dengan para juara
ganda Singapore Open lainnya yaitu Frank Phillips (1961, 1965), Ben Arda
(1967, 1973), Hsieh Yung-yo (1968, 1970) dan Lu Chien-soon (1983, 1989).
Namun pada hari Senin 15 November 2010, Adam Scott berhasil
menorehkan catatan rekor baru setelah dalam pertandingan melelahkan
selama lima hari di Sentosa Golf Club Singapura, dirinya berhasil
menambah satu lagi koleksi gelar juara dalam Barclays Singapore Open
dengan membukukan skor total 267 (-17).
Tiga kali mengalami penundaan akibat hujan disertai petir yang
melanda wilayah Sentosa dan sekitarnya, membuat beberapa pegolf
kenamaan tak mampu memaksimalkan performa mereka, sehingga
pada puncaknya pertandingan kembali mengalami penundaan pada
sore hari di putaran terakhir, dimana belum satupun pemain yang
menyelesaikan permainannya. Sehingga komite penyelenggara
WSG bersama “duet” badan sanction Asian Tour dan European Tour
memutuskan untuk meneruskan pertandingan pada hari Senin. Artinya
sejumlah 72 orang weekend player, harus menentukan posisi akhir
mereka sebagai weekday player. Apalagi format jumlah pemain dalam
penyelenggaraan tahun ini dirancang berbeda dari penyelenggaraan
tahun-tahun sebelumnya yang menyediakan tempat bagi sekurangnya
203 orang peserta dengan memanfaatkan dua course yang dimiliki oleh
Sentosa GC, masing-masing Serapong Course dan Tanjong Course.
Lagu yang pernah di populerkan oleh komposer asal Inggris Bob
Geldof berjudul “I Don’t Like Monday”, sepertinya boleh menjadi
cerminan perasaan dua pegolf dalam leader flight, masing-masing
juara bertahan Ian Poulter dan pegolf Korea Selatan Kang Kyung-nam.
Pasalnya saat pertandingan mengalami penundaan di hari Minggu
sore, kedua pemain tersebut masih menempel ketat perolehan skor
Adam Scott dengan bersama-sama menguasai puncak leader board. |