Terkadang memang sulit untuk
membedakan pengertian kata “Pasrah” dan “Berserah” dalam bahasa
keseharian kita. Sebagian orang malah
berpendapat bahwa pengertian dari
dua kata tersebut hanya “beda-beda tipis” saja.
Namun ketika saya mengkaji lebih dalam
terhadap masing-masing maknanya, saya
justru mendapati perbedaan yang signifikan
antara keduanya. Menurut pengertian saya
kata “Pasrah” lebih cenderung kepada menanti
apa yang akan terjadi dalam keputus asa-an,
sedangkan dibalik kata “Berserah” tersimpan
bentuk usaha yang hasilnya diserahkan
kembali kepada kemurahan Yang Maha Kuasa.
Jadi pengertian kata “Berserah” sebenarnya
mengacu kepada dasar keyakinan yang
begitu saya imani sepanjang hidup yaitu “Ora
et Labora”...Bekerja dan Ber-Doa. Artinya jika
semua hasil upaya dan kerja keras kita serahkan
kepada Tuhan melalui DOA pastinya bukan
perasaan “pasrah” yang harus kita kedepankan,
melainkan sikap OPTIMIS akan kemajuan...we
do the best, GOD will do the rest...
Puji dan Syukur ke hadirat NYA ketika saya masih
di karuniai rasa optimisme serta keyakinan yang kuat untuk menyambut tantangan baru di tahun
2010 ini demi merealisasikan agenda-agenda
yang belum sempat terwujud di tahun 2009 lalu. read more
KONA
CONQUEROR
The matter of fact is that it’s the
first tournament of the season.
Previously entitled the Mercedes-
Benz Championship or prior to that
it was called the Tournament of the
Champions, a special event to honor all winners
of the year before, it is now and will be dubbed
as the SBS Championship for the next 10
years. The new sponsor, SBS
is the first Korean
company to ever host PGA Tour Tournaments.
With so many up and coming Korean players,
especially, read more
Menggantung
Harapan
Di Pundak
Arifin Panigoro
“Selama tiga puluh hari
ini saya akan berkeliling
ke daerah-daerah untuk
mencari masukan
mengenai pembinaan
sampai organisasi,” Arifin
Semua elemen golf di tanah air tentunya
mahfum bahwa memajukan prestasi
golf nasional pastinya merupakan
bagian pekerjaan rumah terberat bagi
Ketua Umum Persatuan Golf Indonesia,
Arifin Panigoro, yang baru saja terpilih pada
tanggal 23 Desember lalu melalui Musyawarah
Nasional PGI, read more
Desember Issue
Meraih Mimpi
Pembaca yang terkasih…
Adalah hak bagi siapapun untuk
memiliki MIMPI atau CITA-CITA “setinggi langit”...Namun apapun
bentuknya, semua tentu saja setuju
bahwa mimpi adalah merupakan
sebuah harapan personal maupun kelompok
yang relatif jauh dari kenyataan dan lagi pula
biasanya bukan sesuatu yang mudah jika ingin
mewujudkannya.
Mimpi akan selamanya menjadi mimpi
jika tidak ada gerakan atau kemauan
untuk mewujudkannya, paling tidak untuk
menjadikannya sebagai target nyata. Karena bagi
saya, sejauh mimpi dan cita-cita dapat diterima
oleh akal sehat, selalu ada jalan untuk dapat
membuatnya menjadi sebuah KENYATAAN.
Filosofi merubah MIMPI menjadi CITA-CITA
yang ri’il itu yang sungguh memberikan
inspirasi kepada saya untuk menempatkannya
di bagian terdepan KARIZA sebagai logo
utama dengan gambaran satu “garis lurus”
menuju satu “bintang”, yang pengertiannya
adalah melambangkan visi dan misi yang harus
diemban secara konsisten dan padu untuk
meraih MIMPI sebagai sebuah keberhasilan.
Anniversary KARIZA ke 23 dan THE FLAG ke 6
yang jatuh pada tanggal 1 Desember 2009,
menjadi bahan renungan yang dalam bagi
saya untuk mengevaluasi sejauh mana upaya
menjalankan visi dan misi yang selama ini
kami lakukan.
Jika diingat, tidak sedikit kawan dan kerabat
dekat yang menyatakan bahwa saya cukup “gila”
ketika pertama kali merekrut Sarmilih KZ sebagai
pro binaan saya. Bahkan beberapa mengatakan
saya sebagai orang yang “berlebihan” ketika
berencana memprakarsai seri panjang The
Presidents Cup dan Kariza Masters, ditambah
dengan turnamen pro RP Invitational dengan
total prize money 350 juta rupiah. read more
Crashin’ in Dubai ‘09
The curtain calls on The 2009 Race to
Dubai with England’s Lee Westwood
finishing the year in style by winning
the Dubai World Championship
presented by: DP World and
securing The Harry Vardon Trophy by finishing
European Number One.
The 36-year-old Englishman has been named
The European Tour Golfer of the Year on two
previous occasions, in 1998 and 2000. He joins
Severiano Ballesteros, Ernie Els and Sir Nick
Faldo as a three-time winner. read more
Drama
Happy
Ending
Bagi
Sarmilih
Rasanya tidak terlalu berlebihan
apabila tim liputan majalah The Flag
menyebut persaingan antara Sarmilih
KZ, Maan Nasim dan Ilyassyak dalam
Ancora Pro Series IV di Padang
Golf Gading Raya, Serpong, sebagai sebuah
drama episode terakhir yang menegangkan
sejak mereka bertiga berada dalam satu grup
dalam dua putaran terakhir. Pasalnya
selepas
menyelesaikan pertandingan hari ke dua
mereka, tiga pegolf “kuat” Indonesia tersebut
berhasil menempati posisi tiga teratas dalam
persaingan leader board dan selanjutnya “tidak
terpisahkan”, read more